Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan dan motivasi terhadap kinerja guru pada Sekolah Mengengah Atas Negeri 2 kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMAN 2 Tarakan yang berstatus sebagai PNS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode survei dan metode pengambilan sampel yaitu metode purposive sampling. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala interval 1 sampai 5 dengan penyebaran kuesioner sebanyak 47 responden. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan model regresi berganda dengan uji t yang dibantu oleh program Spss dengan hasil penelitian yang menunjukkan kemampuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan maka semakin tinggi tingkat kinerja dan bermakna antar hubungan variabel kemampuan terhadap kinerja guru, dan menunjukkan bahwa ada atau tidaknya motivasi dalam diri guru tidak mempengaruhi kinerja karena guru tetap bekerja dengan baik sesuai dengan tanggung jawab guru tersebut.