Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Buck Boost Converter
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Frekuensi dan Duty Cycle Terhadap Ripple Tegangan Pada Buck Boost Converter

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dalam dunia elektronik, penggunaan sumber tegangan dengan nilai yang stabil dan minim fluktuasi sangat penting untuk menjaga kinerja dari perangkat elektronik. Konversi tegangan yang efisien diperlukan untuk mengubah tegangan DC dari satu level yang lebih tinggi atau lebih rendah Salah satu jenis converter yang umum digunakan adalah Buck Boost Converter. Buck-Boost Converter adalah jenis konverter DC-DC yang mampu menghasilkan tegangan keluaran yang lebih tinggi atau lebih rendah dari pada tegangan masukan, tergantung pada konfigurasi dan kondisi kerja. Pengaruh frekuensi dan duty cycle terhadap Ripple tegangan pada Buck-Boost Converter merupakan topik penelitian yang penting Untuk meningkatkan kinerja converter tersebut Hasil pengujian Buck Boost Converter dengan Duty Cycle yang divariasikan dari 20% sampai 100% menggunakan tegangan input sebesar 17 V dan ouput sebesar -12 V diperoleh ripple tegangan paling kecil pada Duty Cycle 100% yaitu 0.04 V dan yang paling besar 13.51 V pada Duty Cycle 80 %. Lalu pada Frekuensi yang divariasikan dari 20k sampai 120k menggunakan tegangan input dan output yang sama sebesar 17 V dan -12 V diperoleh ripple tegangan paling kecil pada frekuensi 120k yaitu 1.09 V dan yang paling besar 6.24 pada frekensi 20k.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain Simulasi Maximum Power Point Tracking Menggunakan Metode Perturb And Observe Dengan Buck Boost Converter Pada Thermoelectric Generator

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagai alternatif, dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan Thermoelectric Generator (TEG) menjadi sorotan. TEG merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan energi listrik. Meskipun potensinya terbatas dibandingkan dengan sumber energi lain seperti sel surya, TEG dapat menjadi solusi yang efektif. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan daya keluaran TEG, diperlukan penggunaan elektronika daya dan perangkat kontrol seperti DC Chopper dan Maximum Power Point Tracking (MPPT). Perbedaan temperatur ∆T sangat berpengaruh pada hasil keluaran TEG. Converter Buck Boost adalah Converter DC Chopper menaikkan dan menurunkan tegangan inputnya, Buck Boost Converter diatur oleh Duty Cycle dengan duty cycle 59%, Buck Boost Converter pada pengujian ini berhasil mendapatkan hasil output daya yang sama dengan perhitungan berdasarkan hasil simulasi yaitu 22.8 W. Penggunaan TEG yang langsung terhubung dengan resistor sebagai beban telah menunjukkan bahwa daya yang dihasilkan jauh dari optimal. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan Converter Buck-Boost yang terhubung dengan TEG untuk mengoptimalkan hasilnya. Sistem kendali MPPT menggunakan metode Perturb and Observe P&O pada sistem TEG dapat menghasilkan daya keluaran yang lebih besar dibandingkan dengan sistem TEG yang tidak menggunakan MPPT. Dengan penerapan MPPT P&O, sistem mencapai hasil yang paling optimal dengan daya keluaran sebesar 38,52 W.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail