ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SRI SUHARTINI. 2020. Usaha tani jagung manis di Kota Tarakan merupakan usaha tani yang dilakukan di lahan garapan dengan kondisi lahan yang kering. Kondisi utama di daerah penelitian yaitu rendahnya pendapatan yang diperoleh petani dengan terjadinya penurunan harga hasil produksi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani jagung manis, dan menganalisis kelayakan usaha tani jagung manis di Kota Tarakan. Metode yang di gunakan untuk menganalisis kelayakan usaha tani jagung adalah analisis BEP (Break Even Point), R/C Ratio (Revenue Cost), dan B/C Ratio (Benefit Cost). Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Pendapatan petani jagung manis di Kota Tarakan dikategorikan yaitu sebesar Rp. 6.122.526/musim tanam. Usaha tani jagung di Kota Tarakan dikategorikan layak diusahakan secara finansial dilihat dari BEP penerimaan yaitu sebesar Rp. 639.070, BEP produksi yaitu sebesar 94 kg, BEP harga yaitu sebesar Rp. 4.125/kg, R/C yaitu sebesar 2,76 dan B/C yaitu sebesar 1,76. Adapun saran dari penelitian ini adalah Kepada petani, sebaiknya saling memberikan informasi kepada petani yang lain mengenai cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kepada pemerintah, diharapkan agar dapat memberikan perhatian yang lebih banyak kepada para petani jagung terutama dalam hal harga hasil produksi maupun harga input produksi. Kepada mahasiswa lainnya, diharapkan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi usahatani jagung seperti faktor harga hasil produksi dan harga input produksi terhadap pendapatan petani jagung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani jagung milik Bapak Masrudi di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai April 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, uji nonparametrik Friedman Test dan Kendall’s W, serta analisis kelayakan finansial melalui R/C Ratio, B/C Ratio, Return on Investment (ROI), dan Break even point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung memberikan keuntungan pada seluruh lahan yang dianalisis. Pendapatan tertinggi diperoleh pada lahan ke-6 sebesar Rp5.558.128, sedangkan pendapatan terendah terdapat pada lahan ke-2 sebesar Rp1.218.141. Hasil uji Friedman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti faktor produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Nilai Kendall’s W sebesar 1,000 menunjukkan tingkat kesepakatan yang sangat kuat. Berdasarkan nilai mean rank, pengolahan tanah menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi pendapatan, diikuti benih, pupuk, pestisida, dan luas lahan. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa usahatani jagung layak untuk diusahakan karena memiliki nilai R/C Ratio > 1, B/C Ratio > 0, nilai ROI yang tinggi, serta nilai BEP yang berada di bawah kondisi produksi aktual.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha bumbu masak rumahan milik Ibu Salbiah merupakan salah satu usaha bumbu siap pakai di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Produk yang dihasilkan meliputi bumbu kari, bumbu rendang, bumbu soto, dan bumbu bistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya kajian kelayakan finansial spesifik pada usaha bumbu masak rumahan, sehingga belum diketahui tingkat kelayakan usaha serta ketahanannya terhadap perubahan kondisi usaha, seperti fluktuasi harga bahan baku dan volume produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan profitabilitas, analisis kelayakan finansial, serta analisis sensitivitas. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan data yang digunakan terdiri atas data primer melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang berasal dari dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis struktur biaya, profitabilitas, Net Present Value (NPV), B/C Ratio, Payback Period (PP), serta analisis sensitivitas dengan enam skenario. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya usaha terdiri atas biaya variabel dan biaya tetap, dengan bahan baku sebagai komponen biaya terbesar. Total biaya produksi mencapai Rp13.124.708 per tahun dengan penerimaan sebesar Rp22.320.000 per tahun sehingga menghasilkan laba bersih sebesar Rp9.159.292 per tahun. Tingkat profitabilitas usaha ditunjukkan oleh nilai GPM sebesar 46,61% dan NPM sebesar 41,20%. Hasil kelayakan finansial menunjukkan NPV sebesar Rp36.437.435, Payback Period selama 4,8 bulan, dan B/C Ratio sebesar 1,60. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha memperoleh hasil terbaik pada skenario kenaikan harga jual sebesar 20%, sedangkan penurunan volume produksi sebesar 20% merupakan skenario yang paling memengaruhi tingkat kelayakan usaha. Berdasarkan seluruh skenario yang dianalisis, usaha tetap memenuhi kriteria kelayakan finansial.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterbatasan pendengaran pada siswa tunarungu tidak memengaruhi tingkat intelegensi mereka. Namun, kondisi tersebut menyebabkan terbatasnya media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran interaktif pada materi penjumlahan dan pengurangan yang dirancang berdasarkan kebutuhan belajar siswa tunarungu diuji dari aspek kelayakan oleh ahli dan praktisi, serta kemenarikan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Evaluation, dan Implementation. Pada tahap pengembangan, media divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan praktisi. Hasil validasi memperlihatkan bahwa media pembelajaran interaktif sangat layak dengan skor dari ahli media 96%, ahli materi 90%, ahli bahasa 97,5%, serta praktisi 100%. Implementasi melibatkan uji coba terbatas pada 3 siswa tunarungu dan uji coba lapangan pada 5 siswa tunarungu. Hasil angket menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif sangat menarik dengan skor penilaian uji coba terbatas sebesar 95% dan uji coba lapangan sebesar 96,7%. Dengan demikian, media interaktif menarik dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa tunarungu di SLB Negeri Malinau.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan usahatani kakao memerlukan perhitungan untuk memastikan bahwa investasi yang dikeluarkan akan menghasilkan keuntungan. Desa Antutan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Kelompok Tani Hutan Simpeng Ulun Bulungan merupakan salah satu kelompok tani yang memiliki izin perhutanan sosial yang dibentuk pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, penerimaan, kelayakan finansial kakao pada kawasan agroforestri milik Kelompok Tani Hutan Simpeng Ulun Bulungan. Metode yang digunakan untuk analisis kelayakan finansial terdiri atas Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Periode (APP). Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan yang akan diperoleh selama (2039) 20 tahun sebesar Rp.151.825.000, nilai NPV sebesar Rp 188.038.038 > 1 maka usahatani kakao layak untuk dijalankan. Net B/C kakao 6 > 1 maka usahatani layak untuk dijalankan. IRR kakao sebesar 17% > 10% maka usahatani akan mengalami peningkatan. PP kakao selama 11 tahun pengusahaan menunjukkan bahwa usahatani kakao pada kawasan agroforestri yang dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Simpeng Ulun Bulungan layak secara finansial
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan dan strategi pengembangan usaha industri papan ucapan di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pengrajin usaha industri papan ucapan di Kota Tarakan sebanyak 5 pengrajin dengan teknik penentuan sampel Snowball Sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih dari setiap usaha selama 1 tahun yaitu Karangan Bunga Tarakan sebesar Rp. 267.162.760, Gian Dekor Rp. 34.470.100, Sahabat Dekor Rp. 34.995.700, Anam Dekor sebesar Rp. 82.100.700 dan Pelangi Kaltara Rp. 68.077.305. Dari perhitungan analisis kelayakan, nilai R/C ratio Karangan Bunga Tarakan senilai 2,01 dan BCR 1,01. Gian Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,54 dan BCR 0,54. Sahabat Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,69 dan BCR 0,69. Anam Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,57 dan BCR 0,57. Dan Pelangi Kaltara memiliki R/C ratio senilai 2,13 dan BCR 1,13. Berdasarkan kriteria uji kelayakan R/C ratio, kelima usaha tersebut layak dijalankan. Sementara itu, kriteria uji kelayakan BCR Karangan Bunga Tarakan dan Pelangi Kaltara juga layak dijalankan. Sedangkan, Gian Dekor, Dekor dan Anam Dekor tidak layak dijalankan karena nilai BCR 1. Dari analisis pengembangan usaha yang didapatkan bahwa, rata-rata strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha oleh setiap usaha papan ucapan di kota Tarakan adalah strategi SO (Strength-Opportunity) dengan penerapan strategi agresif yang berarti memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki guna memaksimalkan peluang yang ada.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keragaman jenis output yang dihasilkan agroforestri dianggap mampu mengatasi permasalahan dalam hal pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial dan faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri milik Bapak Zulkipli. Metode yang digunakan untuk tujuan analisis kelayakan finansial terdiri atas Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Analyze Payback Period (APP). Sedangkan metode untuk menjawab faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan agroforestri dengan analisis micmac. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil analisis kelayakan finansial, pendapatan yang akan diperoleh selama 15 tahun pengelolaan agroforestri komponen bebek sebesar Rp. 271.448.525, komponen lebah kelulut sebesar Rp. 16.412.256 dan komponen kayu putih sebesar Rp. 66.581.673. Nilai NPV komponen bebek sebesar Rp. 763,352.527 > 1, lebah kelulut sebesar Rp. 34.940.031 > 1 dan kayu putih sebesar Rp. 434.776.915 > 1, maka agroforestri layak dijalankan. Net B/C komponen bebek 39,13 > 1, lebah kelulut 2,67> 1 dan kayu putih 22,41 > 1, maka usaha agroforestri layak dijalankan. Gross B/C komponen bebek 5,16 >1, lebah kelulut 1,33 >1 dan kayu putih 2,67 > 1, maka usaha layak dijalankan. IRR komponen bebek 42% > 8%, lebah kelulut 31% > 8% dan kayu putih 42% > 8% maka usaha agroforestri akan mengalami peningkatan usaha. Payback Period komponen bebek selama 1 tahun, lebah kelulut selama 7 tahun 4 bulan dan kayu putih selama 1 tahun 9 bulan. Dari hasil kelayakan yang diperoleh, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri di antaranya infrastruktur, kelembagaan, modal teknologi tepat guna, stakeholder, tingkat pendidikan petani, pengalaman petani hutan, pendampingan terhadap petani hutan, harga produk, perluasan pasar distribusi, kualitas produk dan nilai tambah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha perahu di Kota Tarakan. Penelitian ini difokuskan pada wilayah Juata Laut dan Pantai Amal yang memiliki usaha perahu nelayan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha perahu nelayan di Kota Tarakan baik terdaftar di dinas yang terkait maupun tidak. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 5 usaha pembuatan perahu nelayan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau teknik sampel sensus dimana semua populasi dijadikan sampel dan data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian ini adalah diketahui keuntungan atau pendapatan berdasarkan rata-rata sebesar Rp 27.009.547 per unit. Dengan rata-rata total produksi Rp 4.009.547 per unit dan total penerimaan Rp 23.000.000 per unit. Berdasarkan analisis kelayakan usaha perahu nelayan di Kota Tarakan diketahui nilai rata-rata R/C ratio (Revenue Cost Ratio) sebesar 5,73, B/C ratio (Benefit Cost of Ratio) sebesar 4,73, PPC (Payback Period of Capital) sebesar 0,140 atau 1,68 bulan. Berdasarkan kriteria uji kelayakan R/C ratio, B/C ratio, dan PPC rata- rata usaha perahu nelayan di Kota Tarakan layak untuk dijalankan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PERIKANAN BUBU DASAR (Bottom Fish Pots) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Studi kelayakan merupakan suatu pertimbangan menerima atau menolak pelaksanaan suatu usaha. Analisis kelayakan usaha perikanan tangkap bubu dasar bertujuan untuk menilai sejauh mana manfaat secara finansial yang diterima melalui usaha tersebut sehingga dapat menjadi informasi dalam rangka pengembangan alat tangkap dalam upaya meningkatkan produktivitas daerah dan peningkatan kesejahteraan nelayan. Penelitian ini memfokuskan pada objek riset tentang bubu dasar (bottom fish pots) dan ikan-ikan demersal sebagai target tangkapan. Bubu dasar (bottom fish pots) adalah alat perangkap sederhana yang digunakan oleh nelayan Pulau Bunyu dengan target tangkapan ikan-ikan demersal. Tujuan penelitian ini adalah menerangkan secara deksriptif kuantitatif nilai investasi, menguraikan dan menjelaskan nilai pendapatan atau keuntungan alat tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dan menganalisis serta menjelaskan kelayakan usaha dengan kriteria Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR), Payback period (PP). Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan menggunakan 10 alat tangkap bubu dengan lama trip 3 sampai 4 hari dengan nilai Total Cost (TC) Rp. 2.010.373, nilai Total Revenue (TR) Rp. 30.885.417, nilai Benefit sebesar RP. 28.875.044, dan nilai Payback Period (PP) sebesar 0,52 sehingga usaha perikanan tangkap bubu dasar mendapatkan keuntungan. Hasil perhitungan kelayakan investasi usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp. 1.335.561.064 (nilai NPV 0), nilai B/C Rasio sebesar 6.4 (B/C Rasio 1), dan IRR sebesar 55.14% (IRR discount rate), sehingga usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dinyatakan layak dilaksanakan untuk masa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dpat disimpulkan bahwa usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dinyatakan layak dilaksanakan untuk masa yang akan datang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAMBAK UDANG WINDU DI KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG (Studi Kasus Tambak Bapak Basir di Pulau Tanah Merah) Abstrak Kecamatan Tana Lia merupakan salah satu daerah Kabupaten Tana Tidung yang memiliki potensi dalam budidaya perairan khususnya dalam budidaya tambak udang windu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha tambak udang windu di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung dan menganalisis kelayakan usaha tambak udang di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) analisis biaya yaitu penerimaan dan pendapatan dan (2) analisis kelayakan usaha yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Payback Period. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penentuan Informan menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, jumlah pendapatan yang diperoleh selama 9 periode panen sebesar Rp. 154.491.525. Kedua hasil kelayakan usaha menunjukan NPV sebesar Rp. 102.482.327 , Net B/C 18.7>1 , IRR 6%>5.5% dari ketiga hasil tersebut menunjukkan hasil usaha layak dijalankan dan Payback Period sebesar 9 artinya modal kembali pada periode panen ke 9.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha batik di Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha batik yang ada di Kota Tarakan, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pengawasan,wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada empat analisis kelayakan yaitu, analisis R/C Ratio (Revenue Cost), B/C Ratio (Benefit Cost), BEP (Break Event Point), dan ROI (Return On Invesment), dari keempat analisis tersebut telah dilaksanakan observasi pada masing-masing object usaha batik yang ada di Kota Tarakan yaitu pada usaha batik Pakis Asia, batik D’Erte, batik Semandat, dan Julak batik. Berdasarkan kriteria analisis kelayakan yang telah ditentukan, dapat dikatakan bahwa dari empat pengusaha batik hanya dua yang dapat dikatakan menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kecamatan Sembakung Desa Pelaju, kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet bapak Jamal dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak Jamal di Desa Pelaju Kecamatan Sembakung. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha selama 5 tahun atau lebih. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Jamal yang didirikan tahun 2015 menggunakan modal pribadi dengan modal awal Rp. 75.585.000, dan usaha sarang burung walet bapak Jamal pada tahun 2015 sampai dengan 2020 memperoleh pendapatan yaitu sebesar Rp. 101.926.677. Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp. 133.287.572> 1, maka usaha layak dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar 21%>8%, maka usaha layak untuk melakukan peminjaman apabila membutuhkan modal dipertengahan menjalani usaha. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) yang di peroleh 2.68>1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Gross B/C yang di peroleh 1.65>1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan Payback Period (PP) yaitu selama 4 tahun jangka waktu yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali. Kata kunci : Budidaya sarang burung walet, pendapatan, kelayakan finansial.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Kelayakan Finansial Budi Daya Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Kota Tarakan Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelayakan finansial budi daya ikan bandeng di Kota Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling yaitu dengan mengambil 40 responden dari 110 petambak budi daya ikan bandeng. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari responden melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data sekunder yang digunakan pada penelitian diperoleh dari jurnal, skripsi, artikel dan dari dinas terkait yaitu Dinas Perikanan Kota Tarakan. Berdasarkan umur, dapat diketahui bahwa rata-rata umur petambak responden ikan bandeng di Kota Tarakan masih termasuk produktif untuk menjalankan budi daya ikan bandeng. Dari hasil penelitian, penulis menyimpulkan : pertama, tingkat Pendidikan petambak responden di Kota Tarakan masih sangat baik, rata-rata luas lahan yang dimiliki petambak di Kota Tarakan adalah cukup luas untuk memproduksi ikan bandeng lebih banyak lagi, jumlah tanggungan keluarga yang dimiliki petambak responden lebih banyak memiliki jumlah tanggungan yang banyak daripada jumlah tanggungan yang jumlahnya sedikit. Kedua, analisis kelayakan finansial budi daya ikan bandeng menunjukkan R/C ratio sebesar 2,41, BEP Produksi sebesar 39 kg, BEP Harga sebesar Rp 4.714 dan BEP Penerimaan sebesar Rp 388.950. berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditentukan, dapat dikatakan bahwa budi daya ikan bandeng di Kota Tarakan layak untuk dikembangkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dilaksanakan di Kota Tarakan dengan tujuan untuk (1) menganalisis kelayakan usaha peternakan ayam broiler ditinjau dari aspek non finansial dan finansial (2) menganalisis pola kemitraan perusahaan UD. Ayam Waras. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 (lima) peternak inti ayam broiler yang ada di Kota Tarakan dan sampel dalam penelitian ini yaitu satu peternak inti dan lima peternak plasma dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil analisis aspek non finansial dan finansial usaha peternakan ayam broiler layak untuk dilanjutkan, hasil analisis menunjukkan bahwa biaya tetap rata-rata sebesar Rp 4.249.943, biaya variabel rata-rata sebesar Rp 70.756.000, penerimaan total rata-rata sebesar Rp 125.817.000, keuntungan rata-rata sebesar Rp 50.811.057. Usaha peternakan ayam broiler dengan kemitraan UD. Ayam Waras layak untuk dikembangkan, dengan nilai analisa R/C ratio yaitu sebesar > 1 (rata-rata 1,67).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUKET BUNGA DI KOTA TARAKAN Jumrati Safitri Sulistya Rini Pratiwi,.S.E..M.Sc Muhammad Tharmizi Junaid, S.E.M.Ak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha buket bunga di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha buket bunga yang ada di Kota Tarakan baik terdaftar di dinas yang terkait maupun tidak. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 5 unit home industry usaha buket bunga dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau teknik sampel sensus dimana semua populasi dijadikan sampel dan data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial. Berdasarkan hasil penelitian analisis pendapatan diketahui bahwa rata-rata keuntungan atau pendapatan bersih usaha buket bunga di Kota Tarakan adalah sebesar Rp.4.505.534,- dalam satu bulan. Rata-rata per rangkaian sebesar Rp.80,000 sebanyak 94 rangkaian per bulan dengan rata-rata penjualan sebesar Rp.7.520.000. Sedangkan untuk perhitungan analisis kelayakan finansial dilihat dari (R/C ratio) sebesar 2,49, Benefit Cost of Ratio (BCR) sebesar 1,4, financial rate of teturn (FRR) sebesar 93,83%. Berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa usaha buket bunga di Kota Tarakan layak untuk dikembangkan. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Analisis Kelayakan Finansial: Financial Rate Of Teturn (Frr) , Benefit Cost Of Ratio (Bcr), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan finansial digunakan dalam pengembangan usaha abon kepiting di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan kuesioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha Mack Atoen karena dalam penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel , dan data penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial. Berdasarkan hasil penelitian analisis pendapatan diketahui bahwa rata-rata keuntungan atau pendapatan bersih usaha abon kepiting di Kecamatan Tarakan Barat adalah sebesar Rp. 180,000 dalam satu bulan. Rata-rata per bungkus sebesar Rp. 25,000 sebanyak 100 bungkus perbulan dengan rata-rata penjualan sebesar Rp. 2,500,000. Sedangkan untuk perhitungan kelayakan finansial usaha dilihat dari R/C Ratio sebesar 1,07 , BCR (Benefit Rate of Ratio) sebesar 0,07 , FRR (Financial Rate of Return) sebesar 6,92%. Berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa usaha abon kepiting di Kota Tarakan layak untuk dioperasionalkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan kelayakan finansial dan strategi pengembangan usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan dilihat dari pendapatan, biaya produksi, investasi serta dilihat dari faktor internal dan eksternal usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan dengan alat analisis kelayakan usaha yang diantara analisis R/C ratio, B/C ratio, PPC, dan BEP. Sedangkan untuk strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan pada usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil dari penelitian usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan secara finansial layak untuk dijalankan dilihat dari hasil R/C ratio sebesar 1,9, B/C ratio 1,19, PPC 5,31, dan BEP Rp. 61.780.000. Menurut hasil analisis SWOT usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan layak untuk dijalankan dengan hasil mendukung strategi agresif pada posisi SO (Strenght-Opportunities) yaitu meningkatkan kerjasama dari pihak pengusaha dengan pasar luar negeri, meningkatkan produksi dengan memanfaatkan ketersediaan tenaga kerja dan teknologi yang sederhana, dan meningkatkan produksi dengan memanfaatkan ketersediaan lahan yang luas dengan tidak adanya saingan dalam usaha.