ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah modal usaha, lama usaha, jam berdagang, dan lokasi berdagang secara parsial dan simultan mempengaruhi pendapatan pedagang pasar rakyat kanaan desa pulau sapi kecamatan mentarang kabupaten malinau. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada pedagang. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling. Berdasarkan hasil Uji t pada modal usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Rakyat Kanaan Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Berdasarkan hasil Uji t pada lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Rakyat Kanaan Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Berdasarkan hasil Uji t pada jam berdagang tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Rakyat Kanaan Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Sedangkan hasil Uji t pada lokasi usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Rakyat Kanaan Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Hasil Uji f menunjukkan modal usaha, lama usaha, jam berdagang, dan lokasi berdagang secara bersama- sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Rakyat Kanaan Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Kota Tarakan menjadi daerah dengan jumlah industri mikro dan kecil tertinggi di Kalimantan Utara, dengan proporsi usaha mencapai 37,98% dari total usaha di Kalimantan Utara. Industri mikro kecil, hingga saat ini masih dikategorikan sebagai usaha sektor informal dengan produktivitas dan penggunaan teknologi yang masih rendah, meskipun sudah mulai memiliki kemampuan berinovasi dan mengembangkan teknologi produksi. Adapun fenomena lain terkait keberhasilan usaha mikro yaitu masih terkendala sejumlah masalah klasik seperti akses permodalan, bahan baku, pemasaran, kemitraan, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal, tenaga kerja, kemampuan jejaring dan lokasi usaha terhadap keberhasilan usaha industri mikro di Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 236 usaha industri mikro yang berlokasi di Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, yaitu sampel berjumlah 70 pelaku usaha. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dalam penelitian ini diuji dengan beberapa tahapan pengujian, di antaranya yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan pengujian seluruh hipotesis melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji f) dan uji koefisien determinasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa modal berpengaruh terhadap keberhasilan usaha dan lokasi usaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha industri mikro di Kota Tarakan, sementara tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap keberhasilan usaha dan kemampuan jejaring tidak berpengaruh terhadap keberhasilan usaha industri mikro di Kota Tarakan. Secara simultan modal, tenaga kerja, kemampuan jejaring dan lokasi usaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha industri mikro di Kota Tarakan.