ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kurangnya media interaktif yang mengenalkan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan menyebabkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pengenalan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media informasi interaktif. Aplikasi menampilkan model tiga dimensi (3D) fauna endemik yang dilengkapi audio penjelasan menggunakan teknologi marker-based AR pada perangkat Android. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian dilakukan melalui marker tracking, pengujian pencahayaan, sudut kemiringan tracking, marker terhalang, Black Box Testing, dan Usability Testing. Hasil pengujian marker tracking menunjukkan rata-rata tingkat keberhasilan deteksi marker sebesar 85,71%, di mana sebagian besar marker dapat dikenali dan menampilkan objek fauna dengan baik. Hasil pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa marker dapat terdeteksi pada kondisi cahaya matahari, cahaya lampu, maupun minim cahaya lampu, meskipun waktu deteksi lebih lambat pada kondisi minim cahaya lampu. Pada pengujian sudut kemiringan, waktu deteksi tercepat diperoleh pada sudut 90° sebesar 0,67 detik, diikuti sudut 45° sebesar 0,86 detik dan sudut 75° sebesar 1,11 detik. Hasil Black Box Testing untuk pengujian fitur aplikasi menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%, sedangkan Usability Testing untuk pengukuran kemudahan penggunaan aplikasi memperoleh nilai rata-rata 4,542 dari skala 5 atau setara dengan 90,84% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, aplikasi yang dikembangkan dapat menjadi media informasi interaktif untuk memperkenalkan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan kepada masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi Sistem Pencernaan Manusia untuk kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and DevelopmentI (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (Perancangan), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluation (Evaluasi) serta uji coba produk pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil Validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat layak, dengan skor dari ahli media sebesar 77%, ahli materi 94%, ahli bahasa 90%, dan guru praktisi 88%. Uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 6 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 93% dan kelompok besar 89%, keduanya termasuk kategori sangat baik. Media ini dirancang untuk meningkatkan minat siswa terhadap materi pembelajaran melalui visualisasi yang interaktif sehingga siswa lebih tertarik, aktif, dan mudah memahami materi yang disampaikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi dan ahli bahasa, serta kemenarikan ditinjau dari angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yakni Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni pedoman wawancara, lembar validasi, angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas VI SDN 007 Tanjung Palas Timur. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media 82%, ahli materi 92%, ahli bahasa 84,36% dan rata-rata persentase skor validasi dari ketiga validator sebesar 86,12%. Hasil validasi dari ahli media, materi dan bahasa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kemudian hasil angket penerapan guru 93,75%, angket keefektifan siswa uji coba terbatas sebesar 100%, angket keefektifan siswa uji coba lapangan sebesar 99,04%, angket kemenarikan siswa uji coba terbatas sebesar 96%, angket kemenarikan siswa uji coba lapangan sebesar 96,19% dan rata-rata persentase skor 98,01%. Hasil angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi dan bahasa, angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media interaktif metode suku kata ditinjau dari validasi Ahli bahasa, ahli materi dan ahli media, serta ketertarikan ditinjau dari angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis (analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (Implementasi); 5) Evaluation (Evaluasi) Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, dan angket ketertarikan siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas I-B SD Negeri 017 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 86%, ahli bahasa sebesar 90% dan ahli media sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Hasil dari angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 96% dan pada uji coba lapangan sebesar 92% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, media Interaktif metode suku kata dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS V DI SDN 018 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa multimedia interaktif yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penilaian kelayakan media pembelajaran multimedia interaktif terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 98%, ahli materi 92%, ahli praktisi 96% dari uji coba terbatas 98,4%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media multimedia interaktif sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran multimedia interaktif berada pada kategori sangat tertarik. Kata Kunci: Penelitian dan Pengembangan, Media Pembelajaran, multimedia interaktif