ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, investasi swasta, jumlah kunjungan wisata, dan jumlah restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh beberapa faktor ekonomi daerah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa data time series Kota Tarakan tahun 2012–2023. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal x1 0,143 > 0,05 investasi swasta x2 0,615 > 0,05 jumlah kunjungan wisata x3 0,134 > 0,05 dan jumlah restoran x4 0,837 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan. Secara simultan keempat variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kota Tarakan dengan nilai f 0,331 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,488 menunjukkan bahwa sebesar 48.8% Pendapatan Asli Daerah dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 61,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal di kabupaten dan kota Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2013–2023. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara parsial, PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja, hal ini didukung dengan kota Tarakan yang mampu meningkatkan APBD (Belanja modal) melalui PAD yang dihasilkan oleh retribusi daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. DAU tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dikarenakan DAU bersifat fleksibel dana ini sebagian besar terserap pada belanja operasional, sehingga peningkatannya tidak secara langsung mendorong belanja modal. Berbeda dengan DAK yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal hasil ini menemukan adanya substitution effect, di mana peningkatan DAK menggantikan pendanaan belanja modal dari sumber lain. Akibatnya peningkatan DAK justru diikuti dengan penurunan belanja modal, sehinggah secara statistik menghasilkan hubungan negatif dan signifikan. Dan secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, yang menunjukkan struktur fiskal daerah dipengaruhi oleh kombinasi pendapatan asli dan transfer pusat. Nilai Adusted R² sebesar 0,195 menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan DAK mampu menjelaskan 19,5% variasi Belanja Modal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian agar hasil analisis lebih komprehensif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kontribusi, efektivitas dan laju pertumbuhan retribusi pasar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Tarakan pada tahun 2018-2022. Penelitian ini berlokasi di kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitupenelitian Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan diketahui bahwa kontribusi penerimaan retribusi pasar terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Tarakan pada tahun 2018-2022 berkisar antara 0,17% sampai dengan 0,66%, dengan rata-rata kontribusi penerimaan retribusi pasar terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2018 sampai dengan 2022 yaitu 0,39%. Nilai tersebut termasuk kategori sangat kurang. Tingkat efektivitas retribusi pasar dari tahun 2018-2022 berkisar antara 48,27% sampai dengan 105,23% dengan memilki rata-rata yaitu 77,37%. Berdasarkan dari nilai rata-rata yang diperoleh, maka nilai tersebut termasuk dalam kriteria yang kurang efektif. Laju pertumbuhan retribusi pasar pada tahun 2018-2022 berkisar antara -12,58% sampai dengan 26,99% dengan rata-rata nilai laju pertumbuhan sebesar -7,15%. Nilai rata-rata tersebut termasuk kedalam kriteria tidak berhasil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk, Investasi, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik analisis regresi data panel, yaitu gabungan dari time series berupa runtutan waktu dari tahun 2016-2022 dan data cross section yaitu berupa 5 kabupaten/kota di Kalimantan utara. Alat analisis yang digunakan yaitu software Eviews 12. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil analisis data panel yang dilakukan menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan investasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan utara, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara. Adapun hasil dari penelitian uji simultan menunjukkan bahwa jumlah penduduk, investasi, produk domestik regional bruto secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara.