Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Sumber Belajar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KEANEKARAGAMAN SEMUT (Hymenoptera: Formicidae) DI HUTAN PENELITIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan merupakan kawasan hutan tropis yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah semut (Hymenoptera: Formicidae) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman semut di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan metode kuadran. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode hand collecting dan pitfall trap pada 20 plot berukuran 15 m × 15 m. Identifikasi spesies semut dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan kunci determinasi serangga. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks dominansi Simpson (C), serta didukung oleh pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8.985 individu semut yang tergolong ke dalam 17 spesies dan 5 subfamili, yaitu Myrmicinae, Dolichoderinae, Formicinae, Ponerinae, dan Dorylinae. Subfamili Dolichoderinae memiliki jumlah individu tertinggi, dengan spesies Dolichoderus thoracicus sebagai spesies paling dominan, sedangkan spesies dengan jumlah individu terendah adalah Aenictus gracilis. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan tingkat dominansi rendah hingga sedang. Temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dan ekosistem di tingkat SMA, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

9 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Studi Kelimpahan dan Dominansi Ikan Di Sungai Kecamatan Sembakung Dan Potensi Implementasinya Pada Pembelajaran Biologi kelas X SMA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi kelimpahan dan dominansi ikan di sungai kecamatan sembakung dan potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 spesies yang termasuk ke dalam 5 genus yang berbeda yaitu Hemibagrus planiceps, Kryptoterus cryptoterus, Hemibagrus capitulum, Acanthogobius flavinamus, Puntius javanicus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung adalah jenis Puntius javanicus dengan indeks kelimpahan 48.28%, yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Hemibagrus capitulum dengan indeks kelimpahan 3.56%, yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Kecamatan Sembakung yaitu spesies Puntius javanicus dengan indeks dmoninansi sebesar 0,23 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces. This research investigates the abundance and dominance of fish in the Sembakung sub-district river and its potential implementation in biology class X SMA. The research is exploratory, descriptive research with quantitative and qualitative approaches. The research sample comprises all types of species from the Pisces class found in the Sembakung District River. The results showed that five species belonged to 5 different genera: Hemibagrus Planiceps, Kryptoterus Cryptoterus, Hemibagrus Capitulum, and Acanthogobius Flavinamus, Puntius javanicus. (1) The highest abundance found in the Sembakung District River is the Puntius javanicus species, with an abundance index of 48.28%, which is included in the high category, which is included in the high category. The lowest abundance is the Hemibagrus capitulum, with an abundance index of 3.56%, included in the low category. (2) The highest dominance in Sungai Sembakung District is Puntius javanicus species with a dominance index of 0.23, while the lowest dominance is Hemigabrus capitulum with a dominance index of 0.00, each of which is in the low category. (3) The results of the research that have been carried out can be used as learning resources in biology learning for class X SMA in Kingdom Animalia, sub-material for Class Pisces.

9 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Majalah Sains sebagai Sumber Belajar Mandiri bagi Siswa SMA/MA Berdasarkan Studi Keanekaragaman Vegetasi Pohon di Kawasan Hutan Tanah Kuning

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman vegetasi pohon yang terdapat di kawasan Hutan Desa Tanah Kuning serta potensi implementasinya dalam pengembangan majalah sains sebagai sumber belajar siswa SMA/MA. Metode penelitian yang digunakan sebagai berikut: 1. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall (2003). 2. Pengambilan sampel vegetasi pohon menggunakan metode transek jalur berpetak dengan total 60 plot dan 240 petak contoh. 3. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling. 4. Subjek uji coba produk terdiri dari 9 orang siswa kelas XI-MIPA SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur. 5. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli dan angket respon guru dan siswa. 6. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil dari penelitian ini, pertama vegetasi pohon yang teramati di kawasan hutan Desa Tanah Kuning terdiri dari 36 jenis vegetasi pohon dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) sebesar 2,193 (keanekaragaman dikategorikan sedang). Uji validitas produk majalah sains oleh validator materi mendapatkan persentase sebesar 84,62% (kategori sangat layak). Uji validitas oleh validator media mendapatkan persentase sebesar 88% (kategori sangat layak). Uji respon guru terhadap produk majalah sains mendapatkan respon positif dengan persentase angket respon sebesar 74,78% (kategori menarik), sedangkan uji respon siswa mendapatkan persentase angket respon rata-rata sebesar 86,67% (kategori sangat menarik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah sains yang dikembangkan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran biologi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail