ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta secara parsial dan simultan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program E-Views 13 menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel belanja modal dan investasi swasta berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sedangkan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas alokasi belanja modal, mendorong peningkatan investasi swasta, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu penyebab munculnya masalah ketenagakerjaan dikarenakan jumlah penduduk yang terlalu banyak dan tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia mengakibatkan penduduk yang saat ini berada di usia kerja tidak mendapatkan pekerjaan. Penyerapan tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum, dan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusi, Upah Minimum, dan Pendidikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel (pooled) dengan menggunakan software Stata 18 dan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2019 hingga 2023 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih pada penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM) yang menyatakan bahwa Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, dan Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sedangkan Upah minimum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Secara simultan Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel penyerapan tenaga kerja sebesar 97.80%, sedangkan sisanya 2.20% dijelaskan dan disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu faktor pendukung pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh negara berkembang yang bertujuan untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang merata tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyerapan tenaga kerja mempengaruhi produk domestik regional bruto dan indeks pembangunan manusia serta belanja daerah dan upah minimum mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota provinsi kalimantan utara. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 6 tahun dimulai dari tahun 2017-2022 sehingga diperoleh data sebanyak 36 data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variable Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia dan Upah Minimum berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan belanja daerah tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Adapun secara simultan Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, belanja daerah dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Nilai pada koefisien determinasi Adjusted R-squared adalah 0,917647 dimana PDRB, IPM, belanja daerah dan upah minimum sebesar 91,76 %. Sedangkan sisanya 8,24 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada model regresi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEKTIVITAS INVESTASI TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI KALIMANTAN UTARA Pitria Ema Lencang Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Tujuan penelitian ini adalah yaitu untuk mengetahui seberapa besar nilai efektivitas Investasi terhadap PDRB diKabupaten/Kota Kalimantan Utara. Periode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari tahun 2010-2023. Penelitian ini ialah penelitian data panel dengan objek penelitian yaitu Investasi Modal Tetap Bruto dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Berdasarkan hasil analisis ICOR sebesar 3,77. Artinya untuk meningkatkan 1 unit output dibutuhkan tambahan modal sebesar Rp.3,77. Yang berarti bahwa untuk memperoleh pembentukan PDRB Rp.100 Miliar maka dibutuhkan investasi sebesar Rp. 377 Miliar. Nilai ICOR sebesar 3,77 menunjukkan investasi dalam angka yang efektif terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Utara. Sehingga kemungkinan investasi telah menghasilkan output secara optimal atau bisa dikatakan investasi yang diberikan telah efektif terhadap pembentukan PDRB di Provinsi Kalimantan Utara. Kata kunci : Investasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk, Investasi, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik analisis regresi data panel, yaitu gabungan dari time series berupa runtutan waktu dari tahun 2016-2022 dan data cross section yaitu berupa 5 kabupaten/kota di Kalimantan utara. Alat analisis yang digunakan yaitu software Eviews 12. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil analisis data panel yang dilakukan menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan investasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan utara, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara. Adapun hasil dari penelitian uji simultan menunjukkan bahwa jumlah penduduk, investasi, produk domestik regional bruto secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dari belanja pemerintah dalam pembentukan PDRB di Provinsi Kalimantan Utara, serta untuk mengetahui sektor-sektor yang termasuk dalam kategori sektor unggul di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek penelitian yaitu belanja pemerintah dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah, analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dan Location Quotient (LQ). Berdasarkan hasil analisis ICOR, belanja pemerintah bersifat efektif dalam pembentukan PDRB di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017, 2018, 2019, dan 2021. Sedangkan pada tahun 2020 belanja pemerintah bersifat tidak efektif dalam pembentukan PDRB di Provinsi Kalimantan Utara. Untuk hasil ICOR pada daerah di Provinsi Kalimantan Utara daerah yang belanja pemerintahnya bersifat efektif dalam pembentukan PDRB adalah Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Nunukan. Sedangkan daerah yang belanjanya tidak efektif dalam pembentukkan PDRB di Provinsi Kalimantan Utara adalah Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung. Berdasarkan hasil analisis Location Quetient (LQ) menyatakan bahwa provinsi Kalimantan Utara memiliki sektor unggulan diantaranya yaitu, pertanian, kehutanan, dan perikanan; pertambangan dan penggalian; konstruksi; transportasi dan pergudangan; administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk terhadap pendapatan asli daerah secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan model pendekatan yang terpilih adalah model fixed effect. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 10 tahun, dimulai dari tahun 2012-2021 dengan total data sebanyak 50 data. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan bantuan software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Adapuan secara simultan, produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK INVESTASI,SUKU BUNGA,PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP KREDIT SEKTOR KEUANGAN DI KOTA TARAKAN Jeni Arni Bernadeth Y.P. Br. Simangunsong, S.E.,M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui seberapa besar pengaruh dari investasi penanaman modal dalam negeri, suku bunga pinjaman, dan produk domestik regional bruto sektor keuangan terhadap kredit yang diberikan bank pada sektor keuangan di kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder dan data time series 2006-2021. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh investasi penanaman modal dalam negeri terhadap kredit dengan nilai t hitung investasi penanaman modal dalam negeri t tabel (-1,466 2,048). Kemudian bahwa suku bunga pinjaman terhadap kredit menunjukkan nilai t hitung tingkat suku bunga pinjaman t tabel (-3,953 > 2,048) . Selanjutnya bahwa pengaruh produk domestik regional bruto sektor keuangan terhadap pinjaman kredit menunjukkan nilai t hitung Produk domestik regional bruto sektor keuangan t tabel (3,140 >2,048) .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara Khairil Anwar Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Tujuan penelitian ini adalah (i), secara parsial untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. (ii), secara simultan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis regresi data panel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan periode 2012-2019. Penelitian dilakukan di Kalimantan Utara yang mencakup seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regeresi data panel dengan menggunakan bantuan program Eviews 9.0 maka hasil yang diperoleh adalah secara parsial Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara dan Dana Alokasi Umum juga berpengaruh positif Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Adapaun hasil secara simultan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
ABSTRAK PRODUKTIVITAS DAN PERTUMBUHAN SEKTOR KEUANGAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Della prasetia prismawati Bernadeth Y.P. Br. Simangunsong, S.E.,M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh produktivitas sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan utara. Serta untuk mengetahui pola keterkaitan produktivitas sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara dan produktivitas sektor keuangan terhadap pertumbuhan sektor keuangan di Provinsi Kalimantan Utara dengan analisis tipologi klassen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder dan data time series 2012-2020. Berdasarkan hasil uji hipotesis (uji statistik t), Produktivitas sektor keuangan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada koefisien determinasi bernilai 0,589 maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan varibel produktivitas sektor keuangan dapat menjelaskan informasi sebesar 58,9 % yang digunakan untuk memprediksi variabel pertumbuhan Ekonomi di provivinsi Kalimantan Utara. Sedangkan 41,1 % dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Selanjutnya hasil hasil analisis tipologi klassen mengenai pola keterkaitan produktivitas sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomomi di Provinsi Kalimantan Utara memperoleh hasil bahwa, di posisi kuadran pertama yaitu tahun 2019 pada tahun ini produktivitas sektor keuangan maju dan tumbuh cepat. Sedangkan, pola keterkaitan produktivitas sektor keuangan terhadap pertumbuhan sektor keuangan dalam kondisi maju dan tumbuh cepat.di Provinsi Kalimantan Utara memperoleh hasil bahwa, di posisi kuadran pertama yaitu tahun 2015.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan mengetahui pola spasial keterkaitan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder triwulan 2012-2019. Sedangkan pola spasial menggunakan data pada tahun 2012, 2015 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda, interpolasi untuk memperoleh data triwulan dan analisis tipologi klassen. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan seluruh variabel bebas berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Nilai koefisien determinasi sebesar sebesar 0.96,1 atau 96,1% menunjukkan seluruh variabel independen simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Sedangan sisanya adalah 3,1% di luar variabel yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil analisis pola spasial tahun 2012 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif), pada tahun 2015 terbagi menjadi tiga kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) III (rendah tidak produktif) dan IV (tinggi tidak produktif), dan pada tahun 2019 klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto dan inflasi terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan periode 2009-2019. Penelitian berlokasi di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Data yang dipakai adalah data sekunder, yang diperoleh melalui website dinas pengelola keuangan dan aset daerah di Kota Tarakan, serta Kantor Badan Pusat Statistik Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dibantu dengan software eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa t-hitung produk domestik regional bruto -0,799 lebih kecil dari nilai t-tabel sebesar 1,895 dan nilai prob. t-hitung 0,450 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 yang artinya produk domestik regional bruto tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah dan t-hitung inflasi sebesar 0,956 lebih kecil dari nilai t–tabel 1,895 dan nilai prob. t-hitung 0,370 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 artinya inflasi tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Secara simultan bahwa nilai F-hitung 1,339 lebih kecil dari nilai f-tabel 4,74 dan nilai prob. F-hitung 0,321 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 sehingga seluruh variabel bebas produk domestik regional bruto dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan.